Tuesday, June 7, 2011

Konsep OOP

Beberapa paradigma pemrograman berorientasi objek :
1.Melakukan permodelan objek dari kehidupan nyata ke dalam tipe data abstrak.
2.Konsep pemrograman untuk memodelkan objek yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.
3.Membawa perubahan yang mendasar dalam konsep pemrograman terstruktur.
4.OOP membawa konsep yang sama sekali berbeda dengan bahasa pemrograman generasi sebelumnya (bahasa pemrograman terstruktur).
5.Bertujuan untuk membuat program lebih terorganisasi dan terstruktur.
6.Untuk membuat program lebih terorganisasi, harus medekomposisi sebuah tugas menjadi sub – sub tugas.
7.Untuk mempermudah dekomposisi digunakan abstraksi.
8.Sebuah abstraksi terdiri atas sifat – sifat yang esensial untuk suatu tujuan tertentu, bagian detailnya disembunyikan.
9.Bentuk – bentuk abstraksi yang digunakan antara lain : procedure, modules, user – defined types dan object.
10.Procedure adalah abstraksi dari program.
11.Program sendiri merupakan koleksi dari procedure atau sub – rutin.
12.Seorang programmer dapat berkonsentrasi pada satu bagian dari program pada suatu waktu tanpa melihat detail program secara keseluruhan.
Incoming search terms:

* materi OOP pemrograman terstruktur
* artikel OOP
* artikel procedure sub
* konsep pemrograman terstruktur
* prinsip pemrograman terstruktur
* pengertian pemrograman terstruktur
* pengertian oop
* modulu materi OOP
* module materi OOP
* modul bahasa pemrograman OOP

Related posts:

1. Materi 2 – Tipe Data dalam Java
2. Modul 6 – Input Data Melalui Keyboard Menggunakan Utility Scanner
3. Modul 7 – Pilihan Menggunakan Perintah Switch
4. Materi 3 – Operator dalam Java
5. Modul 8 – Perulangan For

Annotated Bibliographies (AB) OOP Pada PHP

Setiap pendefinisain/deklarasi sebuah kelas pada PHP menggunakan class yang diikuti nama kelas, kemudian diikuti tanda '{' dan diakhiri dengan tanda '}' kita bisa memberikan sembarang nama sebuah kelas, selama tidak sama dengan fungsi yang dimiliki PHP. contoh, class print. nama kelas print tidak bisa kita gunakan, karena print adalah fungsi dimiliki oleh PHP. Kita bisa memuat/mendefinisikan properti kelas dan methode kelas di antara tanda "kurung kurawal". variable $this adalah sebuah variable samaran yang digunakan untuk memanggil sebuah propertis atau methode sebuah kelas. Contoh berikut akan lebih memperjelas tentang kelas pada php

class orang{#kelas orang
#Properties Class
  var $nama;
  var $umur;
  var $tinggi;
  var $berat;

function orang (){#Constructor
  echo "Initialisation Object";
}

function get_nama(){
  return $this->nama;
}
}#end class
Pada contoh di atas saya membuat sebuah kelas dengan nama orang. Kelas tersebut memiliki propertis nama, umur, tinggi dan berat. Fungsi orang adalah sebuah constructor dari kelas orang, contstructor tersebut akan dijalankan ketika kita membuat sebuah object orang.




OBJECT-ORIENTED PROGRAMMING (OOP)

Pemrograman berorientasi objek (OOP) merupakan metode yang paling populer dalam dunia rekayasa perangkat lunak saat ini. OOP membuat proses pengembangan perangkat lunak dapat dilakukan secara modular yang berarti sistem dapat dikembangkan tahap demi tahap tanpa mengubah (banyak) fondasi perangkat lunak yang sudah ada.

Object-Oriented Programming adalah sebuah pendekatan untuk pengembangan / development suatu software dimana dalam struktur software tersebut didasarkan kepada interaksi object dalam penyelesaian suatu proses/tugas. Interaksi tersebut mengambil form dari pesan-pesan dan mengirimkannya kembali antar object tersebut. Object akan merespon pesan tersebut menjadi sebuah tindakan /action atau metode. Jika kita mencoba melihat bagaimana tugas disekitar kita diselesaikan, kita akan mengetahui bahwa kita berinteraksi dalam sebuah object-oriented world. Jika akan bepergian kita pasti berinteraksi dengan object mobil. Sebagai sebuah object, mobil berisi object-object lain yang berinteraksi untuk melakukan tugasnya membawa kita.

Pemrograman Berbasis Obyek :

1. Fungsi dan data menjadi satu kesatuan yang disebut obyek
2. Obyek-obyek dalam OOP bersifat aktif
3.Cara pandang : program bukan urut-urutan instruksi tapi diselesaikan oleh obyek-obyek yang bekerjasama untuk menyelesaikan masalah

Karakteristik OOP

Suatu program disebut dengan pemrograman berbasis obyek (OOP) karena terdapat :

1.Encapsulation (pembungkusan)
2.Inheritance (pewarisan)
3.Polymorphism (polimorfisme – perbedaan bentuk)

Inheritance

Banyak objects diklasifikasikan menurut hirarki. Contoh, kamu dapat mengklasifikasikan sebuah mobil yang mempunyai karakteristik umumnya mobil, seperti mempunyai ban, mesin, serta body. Keturunan berikutnya diklasifikasikan dengan atribut umum seperti ukuran, jumlah roda, isi silinder dll atau mengklasifikasikan mereka atas dasar daya angkutnya. Contoh, ada kendaraan komersial atau kendaraan pribadi, ada truk atau mobil penumpang. Kamu menggunakan inheritance dalam OOP untuk mengklasifikasikan objects dalam program sesuai karakteristik umum dan fungsinya.

1.Sebuah class bisa mewariskan atribut dan method-nya ke class yang lain
2.Class yang mewarisi disebut superclass
3.Class yang diberi warisan disebut subclass
4.Sebuah subclass bisa mewariskan atau berlaku sebagai superclass bagi class yang lain => disebut multilevel inheritance.
 
;